Senin, 12 Oktober 2015

MACAM PENYAKIT MENULAR

10 MACAM PENYAKIT MENULAR PALING BERBAHAYA

Macam-macam penyakit menular – Para ilmuan telah mencoba menemukan obat untuk macam-macam penyakit menular berikut ini. Tujuannya hanya satu, yaitu agar hidup manusia menjadi lebih baik. Beberapa macam penyakit menular berbahayaini telah memiliki vaksin untuk mengobatinya, tapi beberapa hanya memiliki tindakan untuk pencegahan sementara.

Dalam ilmu kesehatan, penyakit menular adalahpenyakit yang disebabkan karena adanya virus atau bakteri yang masuk ke dalam jaringan tubuh, yang dapat mengganggu fungsi jaringan tersebut untuk bekerja secara normal, bukan disebabkan oleh faktor fisik seperti karena luka, keracunan atau sebab lainnya.

Macam-macam penyakit menular berbahaya berikut ini adalah penyakit menular yang menyebabkan kematian terbanyak di dunia serta mempunyai dampak yang sangat luas bagi masyarakat. Berikut daftar penyakit menular tersebut yang disarikan dari berbagai sumber.

CACAR

Cacar adalah contoh penyakit menular yang berbahaya yang disebabkan oleh virus variola yang hanya dapat menular melalui manusia. Cacar merupakan penyakit menular yang mematikan, bahkan hanya sekitar 10 persen dari keseluruhan orang yang menderita cacar yang memiliki kesempatan untuk bertahan hidup.

DEMAM TIFOID

Demam tifoid juga merupakan contoh penyakit menular berbahaya yang memiliki tingkat kematian 10 sampai 30 persen. Gejala demam tifoid akan muncul secara bertahap selama dalam waktu 3 minggu. Yang membuat demam tifoid berbahaya karena walaupun penderitanya sudah sembuh, tetapi tetap dapat menularkan pada orang lain. Contoh kasus yang paling terkenal dari demam tifoid ini adalah pada tahun 1900 an di Amerika yang dikenal dengan sebutan “Typhoid Mary”.

10 Macam Penyakit Menular Paling Berbahaya

INFLUENZA

Macam-macam penyakit menular melalui udara diantaranya adalah influenza. Meskipun manusia sangat rentan dengan jenis penyakit ini, namun mudah untuk memeranginya. Kasus yang paling terkenal adalah flu Spanyol sekitar tahun 1918-1919, yang waktu itu diperkirakan membunuh 2 sampai 5 persen dari seluruh jumlah populasi manusia.

BUBONIC PLAGUE

Penyakit menular paling berbahaya di dunia selanjutnya adalah Bubonic Plague atau yang disebut juga dengan wabah Pes. Wabah yang ditularkan melalui kutu ini membunuh sekitar 70 persen dari penderitanya selama 4 sampai 7 hari. Epidemi yang paling terkenal pada sekitar abad pertengahan yang menewaskan lebih dari 50 juta orang di seluruh dunia atau yang biasa disebut dengan Black Death. Wabah pes sering ditandai dengan pembengkakan kelenjar getah bening, yang hampir mirip dengan fenomena jerawat.

KOLERA

Kolera adalah penyakit menular yang berbahaya yang ditularkan melalui makanan atau minuman yang terinfeksi. Jika dibiarkan, kolera akan menyebabkan diare berlebihan yang dapat mengakibatkan kematian dalam waktu 18 jam. Bahkan dalam bentuk tertentu, kolera dapat menyebabkan kematian dalam waktu hanya 3 jam.

ANTHRAX

Anthrax juga merupakan salah satu jenis penyakit menular berbahaya yang diakibatkan oleh spora. Anthrax dapat ditularkan melalui makanan atau kontak langsung dengan hewan yang telah menghirup spora tersebut. Setelah terkontaminasi, penderita Anthrax akan merasa kedinginan, lalu mengalami masalah dalam pernapasan, shock, yang akhirnya akan meyebabkan kematian.

MALARIA

Malaria juga merupakan salah satu jenis penyakit menular yang berbahaya. Lebih dari 500 juta orang per tahun terkena malaria, sekitar 3 juta diantaranya dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani secara serius. Untungnya, malaria dapat disembuhkan dengan pengobatan intensif sehingga penderitanya dapat kembali normal.

SARS

Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) merupakan salah satu contoh penyakit menular berbahaya yang terjadi beberapa tahun lalu. Dalam banyak kasus, penyakit dalam bentuk viral pneumonia ini dapat menyebabkan kematian hingga 70 persen yang kebanyakan berusia di atas 65 tahun.

EBOLA

Ebola juga merupakan salah satu penyakit menular berbahaya yang muncul sekitar 30 tahun lalu. Ebola memiliki tingkat kematian antara 50 sampai 89 persen. Ebola tidak hanya menyerang manusia, tetapi juga dapat membunuh hewan karena keganasannya. Baru-baru ini perusahaan asal Kanada telah menciptakan sebuah vaksin yang dapat menyembuhkan ebola hingga 99 persen. Tetapi baru diujicoba untuk monyet dan hingga kini belum disetujui penggunaannya untuk manusia.

HIV/AIDS

Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan virus yang dapat menyebabkan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS). Virus ini merupakan salah satu penyakit menular yang berbahaya karena menyerang sistem kekebalan tubuh. Meskipun belum ada vaksin yang dapat menyembuhkan AIDS, namun dengan perawatan khusus, penderita akan memiliki harapan hidup lebih panjang.

Demikianlah macam-macam penyakit menular paling berbahaya ini, semoga dapat menambah pengetahuan dan berguna untuk kita semua. Amin ya robbal ‘alamin. 

PENYAKIT MEMATIKAN DAN SUSAH SEMBUH

Home » Menarik » 10 Penyakit Yang Tidak Bisa Sembuh

10 Penyakit Yang Tidak Bisa Sembuh

Ilmu pengetahuan kini sudah mangkin maju sudah banyak para ilmuan menemukan obat untuk berbagai penyakit yang ada tapi tahukah kamu kalau ke 10 penyakit berikut tidak dapat sembuh, ingin tahu penyakit apa aja itu simak tulisan berikut ini.
 Penyakit # 10: Polio
1012 e1312899669577 Top 10 Penyakit Yang Tidak Dapat Sembuh
Polio juga dikenal sebagai penyakit kelumpuhan pada anak anak, polio adalah penyakit menular yang di tularkan oleh virus dalam sistem saraf, penyakit ini di mulai dengan demam mual, nyeri otot kelelahan dan sakit kepala. Akhirnya orang tersebut akan mengalami  kelumpuhan permanen pada otot-ototnya di berbagai bagian tubuh seperti dada, tenggorokan atau anggota tubuh lainya.
  Polio sebernarnya dapat di cegah dengan memberikan vaksin polio yang sebenarnya tersedia di seluruh dunia untuk bantuan pencegahannya. Ini harus lebih baik untuk memiliki anak diperiksa sampai ke dokter awal untuk mendiagnosa apakah ada tanda-tanda itu. Jika tidak, tidak akan ada lagi jalan keluar.
Penyakit # 9: Ebola Virus
0911 e1312899741469 Top 10 Penyakit Yang Tidak Dapat Sembuh
Virus tidak dapat disembuhkan, virus mematikan ini berasal dari simpanse dan gorila dan sekarang dapat ditemukan pada manusia juga. Ini pertama kali terjadi tahun 1976 di Lembah Kongo di Afrika Tengah.Gejala Virus Ebola adalah pucat, demam, dan perdarahan. Efek dapat sebagai luar biasa melihat seseorang menjadi mental gila dan tidak mampu penghakiman dan membuat keputusan, yang pada akhirnya akan datang ke kematian individu terpengaruh dengan penyakit ini.
Penyakit # 8: Influenza
0812 e1312899782958 Top 10 Penyakit Yang Tidak Dapat Sembuh
Influenza dikenal oleh kebanyakan orang sebagai flu. Ini adalah infeksi saluran pernapasan atas atau bawah. Gejala yang menggigil, nyeri otot, demam, dan sakit kepala dan perut. Hal ini disebabkan oleh strain banyak dikategorikan sebagai tipe A, B dan C dari orthomyxoviruses.

Penyakit # 7: Lupus Erythematosus
0712 e1312899849477 Top 10 Penyakit Yang Tidak Dapat Sembuh
Penyakit ini  dikenal sebagai lupus. Penyakit ini adalah gangguan autoimun yang memicu peradangan kronis di bagian yang berbeda dari badan .Ada tiga jenis lupus: The, sistemik yang diinduksi obat dan diskoid.Lupus diskoid hanya menyerang kulit dan tidak mempengaruhi organ-organ internal . Sementara Sistemik Lupus adalah jenis yang biasa . Penyakit Lupus sering menyerang ginjal, sendi, hati, kulit, otak dan membran.

Penyakit # 6: Diabetes
0612 e1312899904732 Top 10 Penyakit Yang Tidak Dapat Sembuh
Meskipun Diabetes merajalela, dan banyak orang tidak akan berpikir bahwa penyakit ini tidak dapat disembuhkan. Penyakit ini merusak pemecahan karbohidrat. Hal ini menyebabkan ketidakmampuan untuk menghasilkan insulin dan menjaga tingkat gula darah normal. Ada dua jenis Diabetes, Tipe I diabetes yang juga dikenal sebagai insulin-dependent diabetes mellitus, dan diabetes tipe II yang disebut non-insulin-dependent melitus. Mantan kebanyakan terjadi di masa kecil dan yang terakhir biasanya dimulai setelah 40 tahun. Penyakit ini dapat disembuhkan tetapi ada cara yang dapat membantu mengurangi keparahan. Cara-cara ini dengan mengambil suntikan insulin setiap hari dan obat oral.

Penyakit # 5: Jakob Penyakit
0512 e1312899951356 Top 10 Penyakit Yang Tidak Dapat Sembuh
Penyakit Creuxtfeldt-Jakob adalah penyakit yang fatal jarang yang menyerang sistem saraf pusat. Penyakit ini terjadi terutama untuk orang dewasa di usia 40-an 70-an . Gejala-gejala penyakit ini adalah perubahan perilaku atau kejiwaan, demensia dan akhirnya visi abnormal dan gerakan tak terkendali.

Penyakit # 4: HIV / AIDS
0412 e1312900007314 Top 10 Penyakit Yang Tidak Dapat Sembuh
Penyakit lain  yang tak tersembuhkan adalah HIV atau AIDS. Hampir semua dari Anda tahu bahwa AIDS tidak memiliki obat atau pengobatan. Penyakit ini menular dan menyerang sistem kekebalan tubuh. Hal ini merusak sistem kekebalan tubuh sehingga rentan terhadap infeksi dan penyakit lainnya, yang dapat menyebabkan kematian. AIDS adalah tahap akhir dan terburuk dari infeksi HIV. Ini adalah ketika infeksi fatal dan bahkan kanker dimulai. Catatan menunjukkan bahwa ada 38 juta orang yang memiliki HIV, sekitar 5 juta orang yang tertular penyakit ini setiap tahun, dan sekitar 3 juta orang meninggal karena penyakit ini setiap tahun.

Penyakit # 3: Asma
0312 e1312900048761 Top 10 Penyakit Yang Tidak Dapat Sembuh
Sebagian besar dari Anda mungkin akan terkejut. Ya, Asma adalah salah satu dari sepuluh penyakit yang tak tersembuhkan . Asma adalah gangguan kronis paru-paru. Saluran udara dari paru-paru bengkak dan kemungkinan besar rentan terhadap pengetatan dan ini menyebabkan batuk, nyeri dada, dan sesak napas.Penyakit ini sensitif terhadap rangsangan tertentu termasuk bulu binatang, polusi udara, asap rokok, obat, serbuk sari, tungau debu dan olahraga. Sebagian besar korban serangan Asma adalah anak-anak sepuluh tahun atau lebih rendah dan sebagian besar anak laki-laki mendapatkan gangguan lebih daripada anak perempuan.

Penyakit # 2: Pilek Umum
0212 e1312900105372 Top 10 Penyakit Yang Tidak Dapat Sembuh
Ini adalah satu lagi penyakit atau infeksi yang sulit  disembuhkan. Meskipun banyak orang menderita penyakit ini  setiap hari, penyakiy ini di  infeksi virus akut dan tidak memiliki obat sendiri. Banyak aspek dan virus penyebab pilek umum; ini termasuk parainfluenza, influenza, reoviruses, dan virus pernapasan dan Rhinoviruses, yang merupakan penyebab paling umum.

Penyakit # 1: Kanker
Kanker Top 10 Penyakit Yang Tidak Dapat Sembuh
Kita semua tahu bahwa  Kanker tidak memiliki obat. Kanker menunjukkan sekitar 100 penyakit yang unik dikategorikan oleh pertumbuhan sel-sel abnormal dalam tubuh. Hal ini sebenarnya salah satu penyebab utama penyakit dan kematian di seluruh dunia. Meskipun tidak ada obat yang tepat untuk kanker, masih ada pengobatan ditingkatkan seperti diagnosis, terapi operasi dan obat-obat kemoterapi. (berbagai sumber di olah palingseru.com 2011)


PENYAKIT YANG BELUM ADA OBATNYA

10 PENYAKIT YANG BELUM ADA OBATNYA


10 Penyakit yang Belum Ada Obatnya - Tak ada seorang pun didunia ini yang menginginkan terkena penyakit,apalagi penyakit tersebut jelas-jelas tidak ada obat penawarnya.namun semua penyakit itu disebabkan dari gaya hidup yang kurang sehat dan mungkin juga factor keturunan dan genetic.nah dibawah ini adalah beberapa penyakit yang sampai detik ini masih belum ada obatnya seperti yang diulas oleh merryscolingmas[dot]blogspot[dot]com



1. Ebola

Ebola adalah virus dari famili Filoviridae yang menyebabkan demam parah dan pendarahan. Virus ini menyerang primata, seperti gorila, simpanse, dan juga manusia. Risiko kematian akibat virus Ebola pada manusia bahkan mencapai angka 50-90 persen.
Nama virus ini sebenarnya berasal dari Sungai Ebola di bagian utara negara Kongo, Afrika, pertama kali pada tahun 1976. Ebola berhubungan erat dengan virus Marburg yang ditemukan pada tahun 1967 yang menyebabkan epidemi penyakit pada manusia. Ada pula Ebola Reston, virus yang menyerang monyet di Virginia namun tidak begitu fatal efeknya pada manusia.

2. Polio

Polio atau polomyelitis adalah kelumpuhan yang menyerang anak-anak. Polio merupakan penyakit akut akibat infeksi virus yang menyerang sistem saraf. Gejala polio biasanya diawali dengan demam, sakit kepala, mual, lemas, nyeri otot, sesak napas, dan biasanya diikuti dengan lumpuhnya bagian tubuh tertentu. Kebanyakan kasus polio ditemukan pada anak-anak di bawah usia lima tahun.
Meskipun ada gejala yang disebutkan, 90 persen pasien kadang tidak mengalami tanda apapun saat terserang polio. Sampai sekarang, belum ada obat dari polio. Namun mulai tahun 1960, ada vaksin yang mulai disuntikkan pada anak-anak. Sayangnya masih ada kasus polio yang menyerang, misalnya di India.

3. Lupus

Lupus merupakan kelainan sistem imun berlebihan yang menyebabkan inflamasi di bagian tubuh tertentu. Jenis lupus ada tiga, yaitu discoid, systemic, dan drug-induced.

Lupus discoid mempengaruhi kulit dan tidak melibatkan organ internal. Biasanya gejala lupus jenis ini adalah ruam pada kulit dengan sisi cokelat keabu-abuan yang muncul pada leher, wajah, dan kulit kepala. Sekitar 10 persen pasien discoid bisa berkembang penyakitnya menjadi jenis systemic. Lupus systemic paling umum ditemukan pada manusia. Penyakit ini mempengaruhi hampir semua organ tubuh, terutama kulit, ginjal, sendi, jantung, saluran pencernaan, otak, membran organ, sendi, dan rongga tubuh.

4. Flu

Flu atau influenza merupakan infeksi virus akut pada bagian atas atau bawah saluran pernapasan. Gejalanya bisa berupa demam, kedingingan, nyeri otot, disertai rasa sakit di kepala dan dada.
Flu bisa disebabkan karena beberapa strain virus, yaitu tipe A, B, dan C. Virus A menyebabkan epidemi flu, B menyebarkan penyakit dalam skala yang lebih sempit, smentara C tidak begitu mempengaruhi manusia. Namun dalam beberapa kasus, virus berevolusi dan menjadi tipe baru dan hampir tidak bisa dikalahkan sistem imun manusia. Misalnya flu burung atau flu babi yang telah membunuh manusia dalam waktu singkat.

5. Penyakit Creutzfeldt-Jakob

Namanya cukup sulit diucapkan dan sifatnya mematikan. Penyakit ini menyerang sistem saraf pada satu di antara satu juta orang di dunia. Namun pada populasi tertentu, risiko serangan penyakit tersebut lebih tinggi, misalnya Yahudi Libya.
Penyakit Creutzfeldt-Jakob biasanya menyerang orang dewasa berusia 40-70 tahun, meskipun anak muda juga bisa terserang panyakit ini. Gejalanya biasanya mempengaruhi perilaku penderita. Dalam beberapa bulan, demensia ikut menyerang diikuti dengan pandangan kabur dan kesulitan bergerak.
Penyakit ini pertama kali ditemukan tahun 1920 dan mirip dengan kuru atau kelainan perilaku manusia dan scrapie yang menyerang kambing. Ketiga penyakit tersebut sama-sama membuat jaringan pada otak memiliki lubang sehingga diberi sebutan transmissible spongiform encephalopathies.

6. Diabetes

Diabetes merupakan kelainan metabolisme yang menyebabkan respon insulin tidak bekerja dengan baik sehingga kesulitan menjaga kadar gula dalam darah. Ada dua jenis diabetes, tipe 1 dan tipe 2. Tipe 1 diakibatkan karena kelebihan sistem imun pada seseorang dan menghancurkan sel-sel yang diproduksi insulin. Diabetes jenis ini biasanya ditemukan pada anak-anak.

Sementara tipe 2 umumnya menyerang orang dewasa berusia 40 tahun ke atas. Penyebabnya adalah gen dan obesitas yang memicu lemahnya respon insulin. Pasien diabetes jenis ini disarankan menjaga kadar gula dalam darahnya dan jika perlu melakukan suntik insulin secara teratur.

7. HIV/AIDS

AIDS bisa dibilang kebalikan dari penyakit lupus. Sebab jika lupus disebabkan oleh kelebihan sistem imun, AIDS justru membuat sistem kekebalan tubuh melemah.
Pada awalnya virus HIV menyerang dan menghancurkan sistem imun. Penderita kemudian mengalami berbagai infeksi dan penyakit yang akhirnya berujung pada kematian.
Nama AIDS berasal dari acquired immunodeficiency syndrome, penyakit yang disebabkan oleh virus HIV (human immunodeficiency virus). Pertama kali ditemukan tahun 1980 di Afrika. Penyebarannya diduga akibat perjalanan internasional, hubungan seksual, dan obat-obatan melalui suntik.

8. Asma

Asma merupakan kelainan kronis pada paru-paru yang menghambat aliran oksigen dan menyebabkan penderita sulit bernapas, batuk, sesak, dan berujung pada kematian. Beberapa penyebab dari asma biasanya adalah debu, bulu hewan tertentu, serbuk sari, polusi, rokok, suhu udara, obat-obatan, dan olahraga.
Meskipun asma bisa menyerang siapapun, kebanyakan penderitanya adalah anak-anak berusia 10 tahun ke bawah. Anak laki-laki lebih sering terkena asma daripada perempuan. Sementara pada orang dewasa, risiko asma pria dan wanita sama besarnya. Kesamaan lain penyakit asma pada anak-anak dan orang dewasa adalah belum ada obat yang menyembuhkan penyakit ini.

9. Kanker

Kanker disebabkan oleh pertumbuhan sel yang tidak bisa dikendalikan di dalam tubuh. Kanker yang paling sering menyerang pria adalah prostat, paru-paru, dan usus besar. Sementara pada wanita, ada kanker payudara, paru-paru, dan usus besar yang menghantui mereka.
Kemajuan teknologi sampai saat ini sudah berhasil membuat para peneliti memahami apa yang sebenarnya terjadi dengan sel kanker dan bagaimana seseorang terserang kanker. Namun sayangnya, baru pencegahan, diagnosis, dan perawatan saja yang bisa dilakukan. Untuk obat, belum ditemukan metode paling manjur untuk melawan penyakit ini.

10. Pilek

Pilek merupakan infeksi virus pada saluran pernapasan bagian atas. Terkadang juga menyebar ke struktur yang lebih rendah dan menyebabkan infeksi pada mata atau telinga tengah.
Pilek biasanya diawali dengan demam. Memang selama ini ada obat untuk meredakan gejala demam dan hidung tersumbat yang dialami penderita. Namun untuk benar-benar sembuh dari pilek, belum ada obat yang berhasil melakukannya. Buktinya, seseorang bisa terkena pilek berkali-kali. Sembuh pun karena antibodi di dalam diri manusia sendiri yang berhasil mengalahkan infeksi virus pilek.
Flu berbeda dengan pilek meskipun sama-sama menyerang saluran pernapasan. Bedanya, ada lebih dari 200 virus penyebab pilek sementara ada beberapa saja yang memicu flu. Itulah sebab mengapa ada vaksin untuk flu namun tidak ada untuk pilek. Gejalanya pun sering sama, tetapi banyak orang yang cukup susah membedakannya.

PENYAKIT PALING MEMATIKAN

27 Penyakit Paling Mematikan di Dunia

Advertisement
Kematian pasti terjadi bagi semua orang yang hidup. Siapa yang hidup pasti akan mengalami mati. Kematian adalah kondisi dimana semua organ kita sudah tidak berfungsi lagi. Kematian bisa di sebabkan oleh kecelakaan atau bencana yang menimpa seseorang atau bahkan yang paling sering karena factor penyakit yang menyebabkan disfungsi organ-organ vital kita.
penyakit paling mematikan di duniaPenyakit sendiri merupakan keadaan abnormal yang menyerang fisik dan jiwa seseorang. Siapa yang mendapatkan  penyakit pasti merasa kondisi tubuhnya tidaklah nyaman. Apalagi jika ada organ kita yang mengalami kerusakan justru akan menimbulkan rasa sakit yang hebat. Kerusakan-kerusakan pada organ tersebut akan berdampak pada organ-organ lainnya.
Layaknya sebuah system, tubuh kita tersusun dari unit-unit berupa organ yang memilik fungsi yang saling berhubungan antara satu organ dengan organ yang lainnya. Oleh karena itu, datangnya suatu penyakit yang merusak salah satu organ turut berpotensi memicu kerusakan organ yang selainnya. Jika kerusakan ini semakin kompleks maka akan berdampak buruk pada tubuh hingga menyebabkan kematian.
Sehingga perlu sekiranya kita mengenal penyakit-penyakit yang di sinyalir memiliki potensi mematikan yang tinggi. Dengan demikian kita akan lebih mawas diri untuk menghidari atau mencegah penyakit tersebut agar tidak merusak tubuh kita. Inilah 27 penyakit paling mematikan di dunia:

1. Penyakit Jantung Iskemik / Jantung Koroner.

Penyakit paling mematikan di dunia mungkin bisa kita sematkan pada penyakit jantung koroner, sudah tidak terhingga penderitanya yang meninggal mendadak karena penyakit ini. Penyakit ini dikenal juga sebagai penyakit areteri coroner. Hasil laporan situs discovery menyebutkan bahwa 1 dari 100 orang di seluruh dunia berpotensi terkena penyakit ini,  terlebih bagi pria usia dewasa.
Penyebab
  1. Jarang berolahraga
  2. Kolesterol tinggi
  3. Darah tinggi
  4. Makan makanan berlemak dan berminyak
Proses mematikan penderitanya
Penyakit ini membuat tersumbatnya aliran darah dan oksigen menuju jantung. Jika hal itu terjadi akan menyebabkan infrak miokart pada jantung. Kita tahu bahwa jantung memiliki fungsi sentral dalam mengalirkan darah yang membawa oksigen yang dibutuhkan organ lain terlebih otak kita. Jika fungsi jantung rusak maka fungsi organ lain akan berdampak sistemik pula, hingga membuat kerusakan semua organ yang berpotensi mendatangkan kematian.
Pencegahan
  1. Konsumsi sayuran dan buahan secara rutin
  2. Konsumsi makanan tinggi serat
  3. Rajin berolahraga
  4. Kurangi makanan daging berlemak

2. Penyakit Serebrovaskular (Stroke)

Stroke adalah pembunuh yang juga tidak bisa dianggap sebelah mata, karena semakin modern, ternyata penderitanya terus meningkat.
Penyebab
  • Kurang berolahraga
  • Makanan berlemak tinggi
  • Darah tinggi
  • Kolesterol
Proses Mematikan Penderitanya
Penyakit ini diakibatkan karena ganguan fungsi otak yang mengalami kerusakan karena aliran darah menuju otak tidak lancar atau bahkan tersumbat. Jika Otak tidak mendapatkan asupan oksigen dan darah maka akan membuat sel otak mati. Bisa anda bayangkan jika otak kita tidak berfungsi lagi, Seperti yang kita tahu bahwa otak merupakan kendali atas segala organ kita baik sadar maupun tidak sadar.
Pencegahan
  • Rajin berolahraga
  • Asup makanan tinggi serat seperti buah dan sayur
  • Kurangi makanan berlemak
  • Cek secara rutin kolesterol anda.

3. HIV/AIDS

Merupakn singkatan dari Human immunodeficiency virus. Penyakit ini akan melemahkan system kekebalan tubuh kita. Bahkan bisa membuat kemampuan immune kita menurun sangat drastic hingga ke titik yang paling rendah.
Penyebab:
  • Hubungan seks bebas
  • Jarum suntik
  • Konsumsi narkoba
Proses mematikan penderitanya
Dengan immune yang rendah akan membuat penyakit sederhana seperti flu saja bisa sangat mematikan bagi penderitanya. Sel T dan CD4 merupakan sel tubuh yang berfungsi untuk menangkal penyakit, virus HIV menyerang sel-sel tersebut hingga membuatnya tidak berfungsi lagi. Artinya jika sel T dan CD4 telah tidak berfungsi maka penyakit sekecil apapun mudah menyerang tubuh kita hingga mendatangkan kematian.
Pencegahan :
  • Gunakan alat kontrasepsi
  • Jangan berganti-ganti pasangan
  • Gunakan selalu jarum suntik baru.

4. Infeksi saluran nafas bawah akut (ISPA)

Menurut riset di Amerika Serikat bahwa infeksi saluran nafas bawah akut ini merupakan infeksi paling mematikan daripada infeksi yang lainnya.
Penyebab:
  • Padatnya hunian
  • Kebakaran hutan
  • Polusi udara
Proses mematikan penderitanya
Bahkan dalam 5 dekade ini di Amerika serikat, kematian akibat infeksi ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pilek, bersin, sakit kepala, dan tenggorokan merupakan gejala dari penyakit ini. Infeksi ini mengganggu system pernafasan seseorang sehingga membuat aktivitas bernafas menjadi sulit, bahkan jika terlambat ditangani akan menyebabkan seseorang terhenti nafasnya yang artinya berujung pada kematian. Infeksi pada saluran nafas bawah ini rentang terjadi pada usia anak-anak.
Pencegahan : 
  • Gunakan ventilasi udara di rumah
  • Hindari daerah kebakaran
  • Hindari polusi udara

5. Komplikasi Perinatal

Penyakit ini hanya dialami oleh ibu hamil saat mengandung atau saat proses melahirkan. Dari hasil riset, menemukan bahwa setiap tahunnya sekitar 500 ribu perempuan meninggal akibat komplikasi perinatal ini. Bentuk komplikasi ini meliputi pendarahan, infeksi, serta melakukan aborsi yang tidak aman.
Tidak disangka bahwa di Indonesia juga kematikan karena komplikasi perinatal ini mulai tinggi saat ini. Pengetahuan mengenai kehamilan dan kehamilan di luar nikah juga menjadi penyebab yang menjadikannya salah satu pembunuh yang mulai “Sadis”.

6. Diare

Mungkin diare dinilai penyakit yang cukup sederhana, bahkan obat diare pun mudah di dapat di apotek-apotek tanpa membawa resep dokter. Namun di Negara berkembang, kematian yang disebabkan karena diare cukup tinggi apalagi bagi usia balita sekitar 2,6 juta orang tiap tahunnya.
Penyebab : 
  • Makanan dan lingkungan yang tidak sehat
  • Keracunan makanan
  • Alergi susu
  • Kurangnya sistem imun
Proses mematikan penderitanya
Penyakit ini menyebabkan luka, alergi kuman fructose, lactose atau bahkan kelebihan vitamin C. Penyakit ini mengganggu system pencernaan seseorang, atau bahkan melemahkan koondisi fisik penderitanya hingga terasa sangat lemah sekali. Makanan yang masuk pun justru seringkali menyebabkan rasa mual. Walaupun sepertinya sederhana, Diare ini cukup merusak pola makanan seserang hingga membuat asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuh tidak tercukupi dengan baik.
Pencegahan:
  • Asup makanan bergizi
  • Cek kebersihan lingkungan
  • Berikan makanan yang belum terkontaminasi bahan kimia
7. Tuberkulosis (TBC)
Biasa disebut dengan istilah TBC, merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tibercullosis. Menurut WHO, sudah sepertiga penduduk dunia terkena penyakit ini. Bahkan jumlah terbesarnya terjadi di ASEAN mencapai 33% dari total kasus di seluruh dunia. Penyakit ini menyerang paru-paru, walaupun kadang juga menyerang organ tubuh yang lain. Penyebarannya cukup mudah yaitu kontak udara antar penderita dengan orang lain. Itulah yang menyebabkan penyakit ini tergolong penyakit yang berbahaya.

8. Malaria

Disebabkan oleh sel parasit plasmodium. Malaria di tularkan oleh nyamuk yang membawa sel parasite tersebut, lewat gigitannya. Setelah digigit oleh nyamuk tersebut, sel parasir tersebut akan berkembang biang dan merusak sel darah merah. Gejala awalnya akan membuat penderita mudah sakit seperti influenza namun jika terlambat ditangani akan menyebabkan kematian. Penyakit ini membunuh satu anak setiap 30 detiknya setiap tahunnya. Kebanyakan terjadi di Afrika khususnya menyerang usia anak-anak.

9. Kanker

Bisa juga dengan penyakit neoplasma panas, merupakan kelainan siklus sel yang tumbuh dengan pesat dan tidak terkendali. Jika pertumbuhan tersebut terus terjadi akan menyerang dan merusak organ tubuh di sekitar pertumbuhannya tersebut. Kanker telah menyebabkan kematian sekitar 25% dari kasus kematian di seluruh dunia. Bahkan setiap tahunnya, ada sekitar 0,5% dari populasi penduduk bumi yang mengidap penyakit ini.

10. PPOK

sponsored linksHasil gambar untuk penyakit mematikan dan berbahayaKepanjangannya adalah Penyakit paru obstruktif kronik. Penyakit ini membuat penderitanya jadi susah bernafas. WHO menyatakan bahwa penyakit ini merupakan penyebab kematian kelima di dunia. PPOK memiliki dua bentuk. pertama adalah batuk jangka panjang disertai pula dengan dahak. Yang kedua, emfisema, kerusakan paru-paru yang terjadi secara perlahan. Kebanyakan penderita PPOK mengalami  keduanya.

11. Leukimia

Bisa disebut juga dengan penyakit kanker darah yaitu penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel pembentukan darah di sumsum tulang belakang dan jaringan limfoid, biasanya terjadi pada sel darah putih. Banyaknya se darah putih justru akan mengganggun fungsi sel darah lainnya. 90% dari penderita penyakit ini merupakan orang dewasa.

12. Ebola

Penyakit ini disebebakan oleh virus Ebola. Tingkat kematiannnya mencapai 80 hingga 100%. Ebola hingga saat ini tergolong penyakit yang cukup mematikan di dunia. Jika sudah terkena penyakit ini maka harapan untuk hidup 0%. Karena sampai saat ini vaksinnya belum juga ditemukan. Ketika terinfeksi virus ini, maka penderita bisa meninggal atau berselang 6 sampai 20 hari lagi.

13. Tumor Otak

Seperti yang kita ketahui bahwa otak merupakan organ yang sangat penting. Otak yang menjadi pusat kendali seluruh organ kita. Tumor otak dapat merusak sel-sel otak kita. Tumor otak bisa menyerang segala usia, namun biasanya paling banyak menyerang usia dewasa.

14. Serangan jantung

Myocardial infraction (MI) dalam bahasa inggrisnya. Dimana menyebabkan berhentinya aliran darah pada tubuh. Walau sesaat, serangan jantung dapat mengakibatkan sebagian sel jantung menjadi mati. Dari tahun ke tahun, jumlah pendrita penyakit jantug ini semakin bertambah. Penyakit ini diakibatkan karena gaya hidup yang tidak sehat.

15. Flu babi

Dalam medis internasional di kenal sebagai swine influenza. Penyakit ini disebabkan olel virus orthomyxoviridae yang terdapat pada tubuh babi. Penularannya bisa melalui saat menyentuh langsung babi atau antar manusia yang salah satunya telah terinfeksi. Gejalanya meliputi demam, sendi terasa kaku, mual-muntah, bahkan pingsan hingga berujung pada kematian.

16. Flu Burung

Avian Influenze atau flu burung adalah menyakit menular yang di sebabkan oleh virus yang di bawa oleh burung dan mamalia. Biasanya setelah terinfeksi, penderita akan mengalami demam yang cukup tinggi, terasa sakit di saluran pernafasan. Petumbuhan virus ini di dalam tubuh tergolong sangat cepat sehingga membutuhkan pertolongan medis secara cepat.

17. Kencing Manis

Sering juga disebut diabetes mellitus. Di tahun 2012 saja sudah menyebabkan kematian 1,5 juta orang. Penyakit ini menyerang fungsi darah. Kandungan gula yang terlalu banyak dalam darah bisa merusak organ-organ dalam tubuh. Penyebab penyakit ini bisa disebabkan oleh diabetes, defisiensi transporter glukosa, dan sekrese hormone insulin yang tidak normal.
Penyebab Utama diabetes: Makanan dan Minuman dengan pemanis buatan & Jarang berolahraga

18. Kolera

Merupakan penyakit menular yang terjadi di saluran pencernaan. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Vibrio cholera. Penularannya bisa karena air minum atau dari makanan yang kita makan mengandung kotoran. Di dunia, 5 juta orang sudah terkena penyakit ini dan 100 ribu diantaranya meninggal setiap tahunnya.

19. Cacar

Cacar sudah menjadi penyakit yang sangat menular dan menjadi perhatian dunia di abad ke 20 ini. Sejarah telah memperlihatkan bahwa cacar merupakan menyakit yang banyak menyebabkan kematian. Sudah hampir 500 juta orang meninggal karena penyakit ini. Cacar menyebabkan system kekebalan tubuh kita melemah, yang jika tidak ditangani bisa menyebabkan kematian. Namun kini vaksin cacar sudah ditemukan. Oleh karenanya kini angka kematian yang di sebabkan oleh cacar sudah mulai berkurang.

20. Batuk Rejan

Dikenal juga sebagai Pertusis. Di Negara-negara tertentu penyakit ini dikenal sebagai bauk 100 hari. Dilaporkan bahwa setiap tahunnya 48,5 juta jiwa mengidap penyakit ini, 295 ribu diantaranya menyebabkan kematian.

21. Meningitis

Penyakit ini mengakibatkan peradangan pada selaput pelindung pada otak dan sumsum tulang belakang. Gejalanya adalah berupa sakit kepala dan leher terasa kaku, serta biasanya di barengi juga dengan demam yang cukup tinggi. Parahnya penyakit ini membuat kesadaran menurun dan sulit menerima rangsangan suara dan cahaya.

22. Pes

Di sebarkan oleh hewan pengerat seperti tikus. Penyakit ini dekenal sebagai zoonosis. Pes ini telah membunuh 2/3 dari orang yang terinfkesi penyakit ini. Pada abad pertengahan, pes di kenal sebagai penyakit yang paling mematikan. Penyakit ini menyebabkan kematian selang 4 hari setelah penderita terkena gigitan tikus yang terinfkesi virus ini.

23. Anthrax

Penyakit yang cukup mematikan dan penularannya pun cukup mudah yaitu melalui tanah dan udara. Penyakit ini di sebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis. Di indonesi sendiri, khususnya di bogor, penyakit ini di tularkan karena spora anthrax yang di bawa melalui banjir. Jika bakteri ini sudah berada dalam tubuh selama 2 jam maka akan menyerang usus, paru-paru, atau bahkan otak. Jika terlambat di tangani maka penderita akan meninggal dalam waktu satu sampai dua hari kemudian.

24. Hepatitis

Penyakit ini menyerang organ hati atau liver. Hepatitis ada 3 macam, hepatitis A, B, dan C. ketiganya di sebabkan oleh serangan virus. Hepatitis A tergolong paling ringan, dan hepatitis B tergolong cukup berbahaya dan mudah menular.

25. Lupus

Penyakit ini menyerang system kekebalan tubuh sehingga mengganggu kesehatan tubuh kita. Gejalanya adalah dada akan terasa sakit sehingga menyebabkan susah bernafas. Memang penyakit ini menyerang kulit, namun perlahan penyakit ini juga menyerang organ tubuh yang lainnya juga pada tubuh manusia.

26. Tetanus

Sering mendengar orang terkena paku bekas dan meninggal ? nah salah satu penyebabnya adalah penyakit tetanus ini. Jika tidak segera di berikan antibiotik, maka dikhawatirkan dapat berdampak fatal yang berakibat pada kematian. Infeksi umumnya disebabkan oleh luka tusukan atau benda yang sudah karatan. Tetanus sangat berbahaya dan jangan dianggap sepele karena akan menyebabkan kontraksi di otot sehingga menyebabkan kematian

27 Sipilis

Salah satu penyakit yang berhubungan dengan seksual adalah sipilis, umumnya banyak menyerang laki laki dibandingkan wanita. Penyakit ini sangat berbahaya dan cenderung menimbulkan kematian. Penyakit ini menular dari hubungan seksual.
Nah itulah 27 penyakit paling mematikan di dunia yang perlu kita waspadai, mengapa mereka mematikan ? karena mereka cenderung menjadi penyebab kematian terbesar di dunia.

PENYAKIT PADA LANSIA

PENYAKIT YANG
SERING TERJADI PADA LANSIA
Dengan bertambahnya usia, wajar saja bila kondisi dan fungsi tubuh pun makin menurun. Tak heran bila pada usia lanjut, semakin banyak keluhan yang dilontarkan karena tubuh tak lagi mau bekerja sama dengan baik seperti kala muda dulu.
Nina Kemala Sari dari Divisi Geriatri, Departemen Ilmu Penyakit Dalam RS Cipto Mangunkusumo, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dalam suatu pelatihan di kalangan kelompok peduli lansia, menyampaikan beberapa masalah yang kerap muncul pada usia lanjut , yang disebutnya sebagai a series of I’s. Mulai dari immobility (imobilisasi), instability (instabilitas dan jatuh), incontinence (inkontinensia), intellectual impairment (gangguan intelektual), infection (infeksi), impairment of vision and hearing (gangguan penglihatan dan pendengaran), isolation (depresi), Inanition (malnutrisi), insomnia (ganguan tidur), hingga immune deficiency (menurunnya kekebalan tubuh).
Sumber lain menyebutkan, penyakit utama yang menyerang lansia ialah hipertensi, gagal jantung dan infark serta gangguan ritme jantung, diabetes mellitus, gangguan fungsi ginjal dan hati. Juga terdapat berbagai keadaan yang khas dan sering mengganggu lansia seperti gangguan fungsi kognitif, keseimbangan badan, penglihatan dan pendengaran.
Secara umum, menjadi tua ditandai oleh kemunduran biologis yang terlihat sebagai gejala-gejala kemuduran fisik, antara lain :
  1. Kulit mulai mengendur dan wajah mulai keriput serta garis-garis yang menetap
  2. Rambut kepala mulai memutih atau beruban
  3. Gigi mulai lepas (ompong)
  4. Penglihatan dan pendengaran berkurang
  5. Mudah lelah dan mudah jatuh
  6. Gerakan menjadi lamban dan kurang lincah
Disamping itu, juga terjadi kemunduran kognitif antara lain :
  1. Suka lupa, ingatan tidak berfungsi dengan baik
  2. Ingatan terhadap hal-hal di masa muda lebih baik daripada hal-hal yang baru saja terjadi
  3. Sering adanya disorientasi terhadap waktu, tempat dan orang
  4. Sulit menerima ide-ide baru
MASALAH FISIK SEHARI-HARI YANG SERING DITEMUKAN PADA LANSIA
  1. Mudah jatuh
    1. Jatuh merupakan suatu kejadian yang dilaporkan penderita atau saksi mata yang melihat kejadian, yang mengakibatkan seseorang mendadak terbaring/terduduk di lantai atau tempat yang lebih rendah dengan atau tanpa kehilangan kesadaran atau luka (Ruben, 1996).
    2. Jatuh dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya faktor intrinsik: gangguan gaya berjalan, kelemahan otot ekstremitas bawah, kekuatan sendi dan sinkope-dizziness; faktor ekstrinsik: lantai yang licin dan tidak rata, tersandung oleh benda-benda, penglihatan kurang karena cahaya yang kurang terang dan sebagainya.
  2. Mudah lelah, disebabkan oleh :
    • Faktor psikologis: perasaan bosan, keletihan, depresi
    • Gangguan organis: anemia, kurang vitamin, osteomalasia, dll
    • Pengaruh obat: sedasi, hipnotik
Kekacauan mental karena keracunan, demam tinggi, alkohol, penyakit metabolisme, dehidrasi, dsb Nyeri dada karena PJK, aneurisme aorta, perikarditis, emboli paru, dsb Sesak nafas pada waktu melakukan aktifitas fisik karena kelemahan jantung, gangguan sistem respiratorius, overweight, anemia Palpitasi karena gangguan irama jantung, penyakit kronis, psikologis Pembengkakan kaki bagian bawah karena edema gravitasi, gagal jantung, kurang vitamin B1, penyakit hati, penyakit ginjal, kelumpuhan, dsb Nyeri pinggang atau punggung karena osteomalasia, osteoporosis, osteoartritis, batu ginjal, dsb. Nyeri sendi pinggul karena artritis, osteoporosis, fraktur/dislokasi, saraf terjepit Berat badan menurun karena nafsu makan menurun, gangguan saluran cerna, faktor sosio-ekonomi Sukar menahan BAK karena obat-obatan, radang kandung kemih, saluran kemih, kelainan syaraf, faktor psikologis Sukar menahan BAB karena obat-obatan, diare, kelainan usus besar, kelainan rektum Gangguan ketajaman penglihatan karena presbiopi, refleksi lensa berkurang, katarak, glaukoma, infeksi mata Gangguan pendengaran karena otosklerosis, ketulian menyebabkan kekacauan mental Gangguan tidur karena lingkungan kurang tenang, organik dan psikogenik (depresi, irritabilitas) Keluhan pusing-pusing karena migren, glaukoma, sinusitis, sakit gigi, dsb Keluhan perasaan dingin dan kesemutan anggota badan karena ggn sirkulasi darah lokal, ggn syaraf umum dan lokal Mudah gatal-gatal karena kulit kering, eksema kulit, DM, gagal ginjal, hepatitis kronis, alergi
KARAKTERISTIK PENYAKIT LANSIA DI INDONESIA
  1. Penyakit persendian dan tulang, misalnya rheumatik, osteoporosis, osteoartritis
  2. Penyakit Kardiovaskuler. Misalnya: hipertensi, kholesterolemia, angina, cardiac attack, stroke, trigliserida tinggi, anemia, PJK
  3. Penyakit Pencernaan yaitu gastritis, ulcus pepticum
  4. Penyakit Urogenital. Seperti Infeksi Saluran Kemih (ISK), Gagal Ginjal Akut/Kronis, Benigna Prostat Hiperplasia
  5. Penyakit Metabolik/endokrin. Misalnya; Diabetes mellitus, obesitas
  6. Penyakit Pernafasan. Misalnya asma, TB paru
  7. Penyakit Keganasan, misalnya; carsinoma/ kanker
  8. Penyakit lainnya. Antara lain; senilis/pikun/dimensia, alzeimer, parkinson, dsb
PENYAKIT YANG SERING TERJADI PADA LANSIA
Nina Kemala Sari dari Divisi Geriatri, Departemen Ilmu Penyakit Dalam RS Cipto Mangunkusumo, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dalam suatu pelatihan di kalangan kelompok peduli lansia, menyampaikan beberapa masalah yang kerap muncul pada usia lanjut , yang disebutnya sebagai a series of I’s. Mulai dari immobility (imobilisasi), instability (instabilitas dan jatuh), incontinence (inkontinensia), intellectual impairment (gangguan intelektual), infection (infeksi), impairment of vision and hearing (gangguan penglihatan dan pendengaran), isolation (depresi), Inanition (malnutrisi), insomnia (ganguan tidur), hingga immune deficiency (menurunnya kekebalan tubuh).
Selain gangguan-gangguan tersebut, Nina juga menyebut tujuh penyakit kronik degeratif yang kerap dialami para lanjut usia, yaitu:
  1. Osteo Artritis (OA)
OA adalah peradangan sendi yang terjadi akibat peristiwa mekanik dan biologik yang mengakibatkan penipisan rawan sendi, tidak stabilnya sendi, dan perkapuran. OA merupakan penyebab utama ketidakmandirian pada usia lanjut, yang dipertinggi risikonya karena trauma, penggunaan sendi berulang dan obesitas.
  1. Osteoporosis
Osteoporosis merupakan salah satu bentuk gangguan tulang dimana masa atau kepadatan tulang berkurang. Terdapat dua jenis osteoporosis, tipe I merujuk pada percepatan kehilangan tulang selama dua dekade pertama setelah menopause, sedangkan tipe II adalah hilangnya masa tulang pada usia lanjut karena terganggunya produksi vitamin D.
  1. Hipertensi
Hipertensi merupakan kondisi dimana tekanan darah sistolik sama atau lebih tinggi dari 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih tinggi dari 90mmHg, yang terjadi karena menurunnya elastisitas arteri pada proses menua. Bila tidak ditangani, hipertensi dapat memicu terjadinya stroke, kerusakan pembuluh darah (arteriosclerosis), serangan/gagal jantung, dan gagal ginjal
  1. Diabetes Mellitus
Sekitar 50% dari lansia memiliki gangguan intoleransi glukosa dimana gula darah masih tetap normal meskipun dalam kondisi puasa. Kondisi ini dapat berkembang menjadi diabetes melitus, dimana kadar gula darah sewaktu diatas atau sama dengan 200 mg/dl dan kadar glukosa darah saat puasa di atas 126 mg/dl. Obesitas, pola makan yang buruk, kurang olah raga dan usia lanjut mempertinggi risiko DM. Sebagai ilustrasi, sekitar 20% dari lansia berusia 75 tahun menderita DM. Beberapa gejalanya adalah sering haus dan lapar, banyak berkemih, mudah lelah, berat badan terus berkurang, gatal-gatal, mati rasa, dan luka yang lambat sembuh.
  1. Dimensia
Merupakan kumpulan gejala yang berkaitan dengan kehilangan fungsi intelektual dan daya ingat secara perlahan-lahan, sehingga mempengaruhi aktivitas kehidupan sehari-hari. Alzheimer merupakan jenis demensia yang paling sering terjadi pada usia lanjut. Adanya riwayat keluarga, usia lanjut, penyakit vaskular/pembuluh darah (hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi), trauma kepala merupakan faktor risiko terjadinya demensia. Demensia juga kerap terjadi pada wanita dan individu dengan pendidikan rendah.
  1. Penyakit jantung koroner
Penyempitan pembuluh darah jantung sehingga aliran darah menuju jantung terganggu. Gejala umum yang terjadi adalah nyeri dada, sesak napas, pingsan, hingga kebingungan.
  1. Kanker
Kanker merupakan sebuah keadaan dimana struktur dan fungsi sebuah sel mengalami perubahan bahkan sampai merusak sel-sel lainnya yang masih sehat. Sel yang berubah ini mengalami mutasi karena suatu sebab sehingga ia tidak bisa lagi menjalankan fungsi normalnya. Biasanya perubahan sel ini mengalami beberapa tahapan, mulai dari yang ringan sampai berubah sama sekali dari keadaan awal (kanker). Kanker merupakan penyebab kematian nomor dua setelah penyakit jantung. Faktor resiko yang paling utama adalah usia. Dua pertiga kasus kanker terjadi di atas usia 65 tahun. Mulai usia 40 tahun resiko untuk timbul kanker meningkat.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA LANSIA
  • Pengelompokan askep dasar pada lansia
    • Aktif  support personal hygiene
    • Pasif  total care
  • Lansia potensial mengalami decubitus
    • Penyebab: immobilisasi, defisit jaringan lemak, defisit jaringan kolagen
    • Faktor intrinsic: status gizi, anemia, hipoalbuminemia, penyakit neurologik, penyakit pemb. Darah, dehidrasi
    • Faktor extrinsic: kurang bersih tempat tidur, alat tenun yang kusut dan kotor, defisit personal hygiene
  • Pengelompokan decubitus
    • Derajat I: terbatas pada epidermis
      Perawatan: bersihkan dgn air hangat dan sabun, lotion, masase 2-3 x/h, perubahan posisi
    • Derajat II: mencapai dermis – subkutan
      Perawatan: perawatan luka aseptik & antiseptik, gosok dgn es dan dihembus udara hangat bergantian, pengobatan topikal, dibalut
    • Derajat III: meliputi jaringan lemak subkutan dan cekung, berbau
      Perawatan: debridement, pertahankan sirkulasi & oksigenasi
    • Derajat IV: meluas sampai ke tulang
      Perawatan: debridement, perawatan luka aseptik & antiseptik, transplantasi kulit setempat (bila memungkinkan)
PENDEKATAN PERAWATAN LANSIA
  1. Pendekatan fisik terdiri dari aktif – pasif
  2. Pendekatan piskis menggunakan komunikasi edukatif
  3. Pendekatan sosial dengan cara diskusi, sharing perception
  4. Pendekatan spiritual dengan peace
TUJUAN ASKEP
  1. Kemandirian yaitu health promotion, preventive, maintenance
  2. Mempertahankan kesehatan
  3. Mempertahankan semangat hidup (life support)
  4. Menolong dan merawat klien lansia yang mengalami sakit
  5. Merangsang petugas kesehatan mengenal & menegakkan diagnosa yang tepat
FOKUS ASKEP
1. Health promotion
2. Prevention disease
3. Mengoptimalkan fungsi mental
4. mengatasi gangguan kesehatan yang umum
PENGKAJIAN
  • Tujuan
    o Menentukan kemampuan klien memelihara diri sendiri
    o Melengkapi dasar-dasar rencana perawatan individu
    o Membantu menghindarkan bentuk dan penandaan klien
    o Memberi waktu kepada klien untuk menjawab
  • Meliputi: fisik, psikologis, ekonomi, spiritual
DIAGNOSA KEPERAWATAN
  • Fisik
    o Gangguan nutrisi : defisit/over
    o Gangguan persepsi sensorik : pendengaran, penglihatan
    o Defisit knowledge
    o Resti cedera fisik
    o Gangguan pola tidur
    o Perubahan pola eliminasi
    o Gangguan mobilitas fisik
  • Psikologis: Isolasi sosial, Menarik diri, Depresi, Harga diri rendah, Coping tidak adekuat
  • Spiritual: reaksi berkabung/berduka, penolakan terhadap proses penuaan, marah terhadap Tuhan, perasaan tidak tenang
RENCANA KEPERAWATAN
  • Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi
  1. Penyebab
    • Penurunan alat penghiduan dan pengecapan
    • Organ pengunyah kurang sempurna
    • Rasa penuh pada perut dan susah BAB
    • Melemah otot-otot lambung dan usus
  2. Masalah gizi: berlebihan, berkurang, kekurangan/kelebihan vitamin
  3. Kebutuhan nutrisi
    • Kalori ? 2100 kal pada laki-laki, 1700 kal pada wanita
    • Karbohidrat, 60% dari jumlah kalori yang dibutuhkan
    • Lemak tidak dianjurkan, 15-20% dari total kalori yang dibutuhkan
    • Protein 20-25% dari total protein yang dibutuhkan
    • Vitamin dan mineral sama dengan usia muda
    • Air 6-8 gelas/h
  4. Rencana tindakan
    1. Berikan makanan porsi kecil tapi sering
    2. Banyak minum dan kurangi makanan yang terlalu asin
    3. Berikan makanan yang mengandung serat
    4. Batasi pemberian makanan yang tinggi kalori
    5. Batasi minum kopi dan teh
  • Peningkatan keamanan dan keselamatan
  1. Penyebab
    • Fleksibilitas kaki yang berkurang
    • Fungsi penginderaan dan pendengaran yang menurun
    • Pencahayaan yang berkurang
    • Lantai licin dan tidak rata
    • Tangga tidak ada pengaman
    • Kursi/ tempat tidur yang mudah bergerak
  2. Tindakan mencegah kecelakaan
    1. Klien :
      • Anjurkan klien menggunakan alat bantu (sesuai indikasi)
      • Latih untuk pindah dari tempat tidur ke kursi atau sebaliknya
      • Biasakan gunakan pengaman tempat tidur, jika tidur
      • Bantu klien bila ke kamar mandi
      • Usahakan ada yang menemani ketika berpergian
    2. Lingkungan :
      • Tempatkan di tempat khusus yang mudah diobservasi
      • Letakkan bel di bawah bantal & ajarkan cara menggunakannya
      • Tempat tidur tidak terlalu tinggi
      • Letakkan meja dekat tempat tidur, atur peralatan mudah pakai
      • Lantai bersih, rata, tidak licin dan basah serta pasang pegangan kamar Mandi
      • Kunci semua peralatan yang menggunakan roda
      • Hindarkan lampu redup dan menyilaukan
      • Gunakan sandal atau sepatu yang beralaskan karet
  • Memelihara kebersihan diri
  1. Penyebab
  • Penurunan daya ingat
  • Kurangnya motivasi
  • Kelemahan dan ketidak mampuan fisik
  1. Rencana tindakan
    1. Mengingatkan/membantu melakukan personal hygiene
    2. Menganjurkan gunakan sabun lunak mengandung minyak/skin lotion
  • Memelihara keseimbangan istirahat/tidur
  1. Penyebab
  • Personal hygiene kurang  gatal-gatal
  • Ggn psikologisinsomsia
  • Faktor lingkungan kebisingan, ventilasi dan sirkulasi Kelemahan dan ketidakmampuan fisik
  1. Rencana tindakan
    1. Menyediakan tempat/ waktu tidur yang nyaman
    2. Mengatur lingkungan yang adekuat
    3. Latihan fisik ringan memperlancar sirkulasi dan melenturkan otot
    4. Minum hangat sebelum tidur
  • Meningkatkan hubungan interpersonal melalui komunikasi
  1. Penyebab
    • daya ingat menurun, depresi, lekas marah, mudah tersinggung dan curiga
  2. Rencana tindakan :
    1. Berkomunikasi dengan mempertahankan kontak mata
    2. Mengingatkan terhadap kegiatan yang akan dilakukan
    3. Menyediakan waktu untuk berkomunikasi dengan klien
    4. Memberi kesempatan untuk mengekspresikan diri
    5. Melibatkan klien dalam kegiatan sesuai kemampuan
    6. Menghargai pendapat klien
TINDAKAN KEPERAWATAN
  1. Menumbuhkan dan membina rasa saling percaya
  2. Penerangan cukup
  3. Meningkatkan ransangan panca indera  membaca, rekreasi
  4. Mempertahankan dan latih daya orientasi nyatakalender, jam
  5. Berikan perawatan sirkulasi
  6. Berikan perawatan pernafasan
  7. Berikan perawatan pada alat pencernaan
  • Berikan perawatan genitourinaria